Animasi


Sabtu, 08 November 2014

Stadion Manchester City



Stadion Manchester City awalnya adalah Lapangan Gereja Saint Marks, kemudian berpindah ke Hyde Road di distrik Ardwick seiring dengan “pengusiran” mereka oleh pengusaha yang membeli tanah kosong dekat gereja tersebut. Hyde Road berkapasitas 40.000 kursi. Saat tribun utama hancur karena kebakaran yang terjadi pada tahun 1920, klub memutuskan untuk pindah ke stadion Maine Road.

Maine Road terletak di distrik Moss Side yang terletak di selatan kota Manchester. Maine Road berkapasitas 80.000 kursi namun pernah diduduki sampai 84.569 orang saat pertandingan perempat final Piala FA Manchester City kontra Stoke City. Sebuah rekor penonton di Inggris untuk klub sampai saat ini. Tetapi, pada tahun 2003 akhirnya Manchester City pindah ke stadion City of Manchester.


Stadion City Of Manchester berkapasitas 60.000 kursi. Stadion ini juga dipakai untuk cabang atletik karena dilengkapi arena lintasan lari dan lintasan atletik lainnya. Stadion ini pada tahun 2011 karena kepentingan sponsor diganti namanya menjadi Etihad Stadium merujuk sponsor utama klub Manchester City yakni Etihad Airways yang dimiliki oleh Shaikh Manshour orang kaya asal Uni Emirat Arab yang sekaligus juga pemilik saham utama Manchester City.

Sejarah Berdirinya Liverpool FC



Berdirinya LFC diawali ketika saingan terbesar dan klub tetangga, Everton, bermula dari sebuah masalah dengan Everton yang membuat LFC berdiri. Ketika Liga sepakbola digelar untuk pertama kalinya pada tahun 1888, Anfield adalah salah satu Stadion pertama yang menjadi penyelenggara. Pada Sabtu 8 september 1888, pertandingan Liga pembuka, Anfield menyambut team tamu Accrington yang bermain tidak dengan ‘the Reds’ melainkan ‘the Blues’ Everton FC. Warna biru dan putih kotak-kotak milik Everton menjadi sebuah pertanda bagi mereka di Anfield ketika memenangkan Liga Inggris pada tahun 1891, tapi ini adalah awal yang sulit bagi Everton.

Sebenarnya Kedua team Everton dan LFC berutang banyak akan keberadaannya pada para pendeta dan pemuda dari gereja St. Domingo dan juga kepada John Houlding — Gubernur Liverpool yang membuat Everton meninggalkan Anfield dan yang membentuk LFC. Klub sepakbola St. Domingo pada awalnya dibuat sebagai wadah bagi para pendeta dan pemuda gereja agar bisa diarahkan dan lebih akrab satu sama lain dengan tujuan keagamaan. dengan pelatihan yang rutin dan bertanding kesana kemari. dalam setahun bermain dan berlatih di Stanley Park, mereka menamai klubnya Everton FC, untuk menghargai nama tempat dimana mereka didirikan. Klub St. Domingo sebenarnya tidak memulai pertemuan antar pemainnya di gereja, melainkan disebuah motel di Village Street yang disebut “Ye Anciente Everton Toffee House”. dari sanalah Everton FC mendapatkan julukan “The Toffees”. dan dengan menamai klubnya Everton, klub yakin kalau mereka akan dikenal oleh para pendukungnya dari luar kota yang banyak menanyakan, “Dibagian manakah kota Everton berada?” pada awalnya Everton bermain dan berlatih diberbagai tempat di Liverpool tapi seringnya mereka berlatih dilapangan kosong diwilayah Stanley Park antara Anfield Road dan Walton Breck Road. maka lahirlah salah satu nama besar di dunia sepakbola – Anfield.

Klub berkembang dan mendapat sokongan dana dan pengarahan dari Presiden Klub John Houlding. Houlding adalah pemilik pabrik bir dan anggota DPRD setempat yang lalu menjadi Gubernur kota Liverpool. walaupun beliau akhirnya menjadi orang terlupakan di kota liverpool, setidaknya sebuah plakat perunggu masih menempel di Directors’ Lounge di stadion Anfield dan sebuah lukisan foto cat minyak menggantung di museum klub untuk menghargai cita-cita dan perannya. Bagi seorang yang berjasa akan perkembangan Everton dan pendiri dari LFC, sungguh tragis betapa dia dilupakan. tapi ada beberapa landmark dimana Houlding dikenal sebagai “John of Everton”. sebuah jalan kecil dinamai Houlding Street yang dipojokannya ada sebuah bar bernama “Sandon”. Sandon adalah kepunyaan Houlding dan dia memimpin pertemuan-pertemuan Everton disana, diruangan pavilyun dibagian belakang bar. tempat tersebut digunakan juga sebagai tempat berganti pakaian bagi para pemain untuk beberapa tahun.

Kedua klub, Everton dan Liverpool pun untuk pertama kali difoto adalah didepan pavilyun tersebut. yang menjadi pertanyaan akankah Everton akan menjadi salah satu anggota pendiri dari Liga sepakbola pada tahun 1888 kalau tanpa bantuan Houlding? Dia membawa Everton ke Anfield pada tahun 1884, Sebelumnya mereka menyewa sebuah lapangan kecil di Priory Road, disebelah utara Stanley Park. tapi mereka terusir karena kebisingan yang terjadi setiap mereka mengadakan pertandingan. Maka Houlding menemui temannya sesama pemilik pabrik bir, Mr. Orrell. yang mempunyai tempat di Anfield Road dan menjalin perjanjian bisnis demi mempunyai sebuah stadion kandang. Tapi dari keputusan itulah kritik berdatangan bertubi-tubi pada sang presiden klub dari jajaran pengurus Everton, dan krisis itu memuncak pada tahun 1892. bukan hanya sewa lapangan saja yang menjadi pokok permasalahan yang mengganggu jajaran pengurus. Houlding menetapkan bahwa hanya bir produksinyalah yang berhak dijual selama pertandingan kandang. dan dia pastinya meraih keuntungan banyak dari keputusan tersebut. Walau bagaimanapun, tetap John Houlding lah yang menolong Everton keluar dari masalah keuangan untuk membeli pemain atau merenovasi lapangan. 

Penggunaan Sandon Bar sebagai ruang gantipun adalah keputusan yang lagi-lagi menguntungkan Houlding sendiri karena para pemain akan meminum produknya disana. Sebuah surat di harian Liverpool Echo pada Januari 1892 menyatakan bahwa Houlding tidak ingin para pemainnya keluar dari bar, penulis mengatakan,” itu sangat memalukan bagi sebuah klub besar seperti Everton, para pemain harus keluar dan berjalan melewati sekumpulan orang mabuk pada setiap hari pertandingan.” Konflik berkepanjangan mengenai bagaimana mengelola sebuah klub sepakbola dan juga bisnisnya memuncak pada musim 1889-90. ketika sewa lapangan Anfield kembali naik. Everton harus membayar 100 pound pada tahun 1884, dan pada musim 1889-90 Houlding menetapkan Everton harus membayar 250 pound. Dan dia pula yang punya solusi bagaimana keluar dari masalah itu. salah satunya adalah menjadikan Everton sebuah klub profesional. pada 15 sept 1891 dia memimpin sebuah pertemuan tentang itu. Harian lokal dilarang meliput pertemuan itu olehnya, karena menurutnya akan menimbulkan masalah. Houlding menyarankan Everton membeli Anfield dan tanah disekitarnya yang ternyata juga masih miliknya. dengan penawaran harga yang tinggi tentu saja para pengurus menolak tawaran tersebut.

Walaupun dengan keuntungan yang didapat dari perkembangan pesat dunia sepakbola dan klub itu sendiri nantinya, sebenarnya tanah mahal itu akan menjadi aset sangat besar. Pada bulan Oktober 1891, situasi yang masih deadlock antara Houlding dan jajaran pengurus tentang masa depan Everton FC menjurus pada keputusan para pengurus dan pemain Everton untuk pindah dan mencari lapangan untuk klub mereka.


Awal Mula Sejarah Permusuhan Liverpool dan MU


MU dibentuk pada tahun 1878 dengan nama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway Football Club (Newton Heath LYR F.C.) oleh para pekerja rel kereta api di Newton Heath,tapi berganti nama jadi Manchester United karena beralih kepemilikan,dan mempunyai julukan THE RED DEVILSementara sang rival The Reds ini berdiri pada 15 Maret 1892, didirikan oleh John Houlding. John Holding mendirikan Liverpool F.C. karena berselisih dengan klub sepakbola Everton F.C. yang ketika itu menyewa lapangan Anfield milik John Houlding.Liverpool terkenal dengan slogan nya yang keren dan says suka yaitu You'll never walk alone Gesekan mulai terjadi saat Manchester yg hanya berjarak 50 km dari kota Liverpool membangun sebuah kanal/terusan Manchester Ship Canal pada tahun 1894 yg membuat kapal-kapal perdagangan dapat potong kompas tanpa melewati kota Liverpool. Hal ini membuat perekonomian kota Liverpool yg terkenal dgn kota pelabuhan perlahan lesu. Sejatinya Manchester adalah kota industri terutama kapas dan tekstil


Pertemuan kedua kubu biasa disebut "North West Derby". Setiap pertemuan selalu menghadirkan atmosfer yg panas karena hanya kedua klub Inggris inilah yg bersaing ketat dalam koleksi gelar prestisius di tanah Inggris dan Eropa.. Gesekan semakin meluas ke dunia olahraga terutama sepakbola, bukan cuman di dunia sepakbola aja gan di dunia musik juga MU ama Liverpool bersaing, dimana Liverpool memiliki The Beatles, band yng fenomenal yg mampu menempatkan puluhan single di tangga-tangga lagu dunia. Selain The Beatles, Liverpool memiliki band-band top lainnya seperti Gary and The Peacemakers dan Lightning Sheeds. Sedangkan kota Manchester diwakili oleh Stone Roses, New Order, The Smiths, Oasis, dan Simply Red. Namun tidak semua band yg berasal dari Manchester adalah penggemar Manchester United karena pentolan Oasis yaitu Liam dan Noel Gallagher adalah fans Manchester City yg kebenciaannya terhadap Manchester United dituangkan dalam lagu "Who's a Fuck are Man Utd ?" ,dan saat MU dibantai City 6 – 1,Noel nunjukin 6 jarinya ke media,buat nyindir temen – temenya,dan keluarganya, yang sebagian banyak manchunian ..Pertandingan pertama United vs Liverpool di stadion Old Traford pada tanggal 19 februari 1910 berakhir petaka bagi United karna pertandingan itu harus dimenangkan oleh Liverpool dgn skor 4-3. setelah itu United mengalami masa sulit trophy karena harus puasa selama 41 tahun tanpa sebuah trophy pun.Liverpool mengalami masa kejayaan pada era 70 dan 80 di tangan pelatih legendaris Bill Shankly yg kemudian diteruskan oleh Bob Paisley, Joe Fagan, dan Kenny Dalglish. Torehan 18 gelar Liga Inggris dan 5 gelar Liga Champion Eropa belum mampu dilewati oleh klub manapun di Inggris. Manchester United memulai kejayaan pada era 90 hingga kini di tangan pelatih Sir Alex Ferguson memiliki 18 gelar Liga Inggris dan 3 gelar Liga Champions Eropa. Namun utk gelar FA Cup, Manchester United masih unggul dgn koleksi 11 berbanding 7. Kepindahan Michael Owen ke Manchester United semakin menambah runcing perseteruan. Tetapi diluar lapangan terjalin hubungan yg baik antara kedua klub. Sir Matt Busby pelatih Manchester United terdahulu adalah mantan pemain Liverpool (1933-1939) dan merupakan sahabat karib Bill Shankly. Saat Gerrard Houllier mengalami serangan jantung di tahun 2001, Sir Alex Ferguson lah pelatih pertama yg menjenguknya di Rumah Sakit.

Sejarah Berdirinya CHelsea FC



Berdiri: 1905
Alamat: Stamford Bridge, London SW6 1HS England
Telpon: 0870 300 1212
Ketua: Roman Abramovich
Stadion: Stamford Bridge

Sejarah Sepuluh Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Chelsea Bulan Mei 2008 yang lalu seharusnya akan menjadi puncak prestasi tertinggi bagi Chelsea dalam 103 tahun keberadaannya di dunia sepakbola Inggris. Mereka hampir merenggut gelar juara Liga Primer Inggris yang keempat dan juga hanya satu tendangan penalti lagi dari gelar juara Liga Champions yang pertama.Sayangnya Manchester United dan keberuntungan yang tidak berpihak kepada The Blues dan para suporternya menjadi halangan utama.Walau demikian, di balik kekecewaan tersebut, para suporter setia Chelsea dapat melihat balik prestasi yang telah mereka capai hingga saat ini dan juga kualitas para pemain yang telah mengenakan seragam biru dan menjadikan Stamford Bridge basis mereka.Tak dapat dipungkiri kalau masa lima tahun terakhir ini bisa dianggap sebagai puncak posisi yang dicapai Chelsea sejak dimiliki penuh oleh milyarder asal Rusia Roman Abramovich. Dukungan finansial dari Abramovich berhasil menghadirkan pelatih Jose Mourinho serta pemain yang tepat yang akhirnya berujung pada gelar juara Liga Primer selama dua tahun berturut-turut. Hal itu menjadikan The Blues mematahkan dominasi United dan Arsenal sejak dimulainya Liga Primer.Walau akhirnya Mourinho tak lagi berada di Chelsea, fondasi mentalitas dan pemain inti yang ditinggalkannya menjadi tulang punggung pasukan yang kini ditangani oleh Luiz Felipe Scolari.Mari kini kita mengenal klub asal London ini lebih jauh lagi lewat sepuluh fakta menarik mengenai mereka.10. Sejarah Chelsea sebagai klub sepakbola dimulai sejak 14 Maret 1905 saat berlangsungnya pertemuan di sebuah pub bernama The Rising Sun (yang sekarang dinamakan pub The Butcher's Hook). Beberapa nama yang sempat menjadi calon bagi klub ini adalah Stamford Bridge FC, Kensington FC, dan London FC hingga akhirnya Chelsea FC menjadi pilihan tetap.9. Chelsea bermarkas di stadion Stamford Bridge yang secara resmi dibuka pada 28 April 1877. Stadion tersebut dirancang oleh arsitek asal Skotlandia Archibald Leitch yang juga merancang banyak stadion sepakbola lain di Inggris seperti Old Trafford (Manchester United), Celtic Park (Glasgow Celtic), Anfield (Liverpool), dan White Hart Lane (Tottenham Hotspur). Tadinya kapasitas awal Stamford Bridge dapat menampung 100 ribu penonton dan akhirnya mengalami berbagai perubahan hingga kapasitas akhir bagi 42.055 penonton sekarang.8. Maskot Chelsea adalah seekor singa yang diambil dari logo klub mereka dan dinamakan Stamford The Lion. Kostum sang singa ini sempat hilang dicuri oleh dua orang pria dari Stamford Bridge pada Juli 2005.7. Para pemain Chelsea pada tahun 1972 merekam lagu berjudul Blue Is The Colour dalam rangka penampilan mereka di final Piala Liga tahun itu. Rekaman tersebut berhasil menduduki peringkat kelima di UK Singles Chart dan menjadi salah satu lagu sepakbola di Inggris yang paling terkenal dan juga telah diadaptasi oleh beberapa penyanyi dan klub sepakbola lain di Republik Ceko, Kanada, Finlandia, dan Jepang.6. Era tahun 70an dan 80an menjadi masa buruk bagi Chelsea karena mereka mengalami kesulitan keuangan karena rencana untuk membangun kembali Stamford Bridge. Akibatnya pemain bintang dijual untuk mendapatkan dana dan mereka terdegradasi ke Divisi Dua. Masalah lainnya datang dari hooliganisme sebagian suporter. Hingga akhirnya Ken Bates membeli Chelsea hanya dengan harga £1.5. Peter Osgood, salah satu legenda Chelsea yang mendapatkan julukan King of Stamford Bridge, wafat akibat serangan jantung pada 1 Maret 2006. Abu hasil kremasinya kemudian dikuburkan di bawah titik penalti yang menghadap tribun Shed End di stadion Stamford Bridge dalam sebuah upacara yang dihadiri lebih dari 2.500 fans, pemain, mantan pemain, manajer, dan direktur Chelsea. Gol pertama yang dicetak dari titik penalti tersebut sejak upacara itu, dieksekusi oleh Andriy Shevchenko saat pertandingan melawan Aston Villa yang berakhir 4-4.4. Chelsea telah lama menjadi tim yang selalu bergaya dan banyak terdiri dari pemain internasional luar Inggris. Posisinya yang berada di London membuatnya banyak mempunyai suporter dari kalangan selebriti. Berikut adalah beberapa di antaranya. Damon Albarn (vokalis Blur dan Gorillaz), penyanyi Bryan Adams, pemain NBA Kevin Garnett & Paul Pierce, penata rambut Vidal Sassoon, bos balap Formula 1 Bernie Ecclestone, sutradara dan mantan suami Madonna Guy Ritchie, aktris Renee Zellweger, dan rocker Billy Idol.3. Rekor paling banyak tampil bagi Chelsea hingga saat ini masih dipegang oleh mantan kapten mereka Ron "Chopper" Harris yang bermain sebanyak 795 kali. Sedangkan jumlah gol yang paling banyak dicetak dimiliki oleh Bobby Tambling yang menyarangkan 202 gol dari 370 kali main. Dari pemain yang bermain bagi The Blues sekarang, hanya Frank Lampard yang menjadi paling banyak dari sisi tampil (392 kali) dan gol (121 gol). Selain itu, Chelsea juga memegang rekor terpanjang bermain di kandang tanpa kalah sebanyak 86 pertandingan di Liga Primer.2. Secara total ada 21 gelar juara yang telah dimenangkan Chelsea hingga saat ini. Untuk gelar domestik, The Blues telah mencatat tiga kali juara Liga Primer/Divisi Satu Inggris, dua gelar juara Divisi Dua, empat kali juara Piala FA, empat kali juara Piala Liga, tiga kali memenangkan Community Shield/Charity Shield, dan dua kali juara Piala Full Members. Sedangkan di Eropa, Chelsea telah dua kali juara Cup Winners' Cup, dan satu kali juara Piala Super Eropa.1. Sebelum mendapatkan julukan The Blues hingga sekarang, Chelsea juga sempat dijuluki The Pensioners (Pensiunan). Hal itu disebabkan logo klub mereka yang pertama kali menggunakan gambar seorang pensiunan anggota British Army yang tinggal di dalam Royal Hospital Chelsea. Logo tersebut baru akhirnya diganti pada 1952 atas perintah Ted Drake manajer Chelsea saat itu.

Rabu, 05 November 2014

Sejarah ARSENAL

Arsenal Football Club (dikenal pula sebagai Arsenal atau The Gunners) adalah klub profesional Inggris yang berbasis di daerah London Utara, London. Klub ini kini bermain di Liga Utama Inggris.
Arsenal didirikan di daerah Woolwich, bagian tenggara kota London pada 1886 dengan nama Dial Square, lalu dengan cepat berganti nama menjadi Royal Arsenal. Tahun 1891 nama mereka diganti menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1913, klub ini pindah ke wilayah utara, tepatnya di daerah Highbury dan membangun Stadion Highbury, yang menjadi markas baru mereka. Saat pindah lokasi itulah, nama depan klub mereka, yaitu Woolwich dihapus sehingga hanya nama Arsenal yang tersisa. Selain itu karena lokasi stadion Arsenal dekat dengan markas Tottenham Hotspur, maka tak heran jika pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur disebut “North London derby” dan merupakan salah satu derby terpanas di London.
Kejayaan Arsenal di persepak bolaan Inggris pertama kali diawali oleh pelatih Herbert Chapman yang melatih pada rentang tahun 1925-35 dan berhasil menjuarai beberapa kompetisi domestik Inggris (Piala FA, titel Liga Utama, dan Charity Shield) sekaligus mendominasinya dan menjadikan Arsenal sebagai kekuatan paling dominan di Inggris saat itu. Pada rentang 1940an-1960an, Arsenal hanya dapat menambah sedikit koleksi gelar domestiknya. Pada awal 1970an, Arsenal berhasil prestasi terbaik Arsenal di Eropa pertama kali yang terjadi pada musim 1969-70, di ajang Fairs Cup (pendahulu dari Piala UEFA). Arsenal menjadi juara untuk pertama kalinya dan sekaligus terakhir di ajang Fairs Cup (Fairs Cup diganti Piala UEFA sejak musim 1971-72) setelah berhasil mengalahkan klub R.S.C. Anderlecht dengan agregat 4-3 (dengan sistem home and away) Saat itu, klub ini dilatih oleh Bertie Mee. Sepanjang tahun 1980an, Arsenal berhasil menambah koleksi Arsenal dengan beberapa gelar domestik, tapi tidak dengan gelar dari kompetisi Eropa.
Di tahun 1991, Arsenal menjadi juara bersama dengan Tottenham di Community Shield setelah hasil kedudukan imbang 0-0 (saat itu, jika kedudukan seri maka kedua tim dianggap juara) . Puasa Arsenal akan gelar dari kompetisi Eropa akhirnya hilang setelah pada musim 1993-94, ditangan pelatih George Graham, Arsenal kembali juara di kancah Eropa, tepatnya di ajang Piala Winners setelah mengalahkan klub Parma FC dengan skor 1-0. Pada musim berikutnya, Arsenal kembali berhasil ke final di ajang yang sama, tapi kali ini mereka dikalahkan oleh Real Zaragoza dengan skor 2-1.
Kedatangan pelatih Arsène Wenger ke Arsenal pada tahun 1996 berhasil membuat Arsenal kembali berjaya dan berhasil merusak dominasi Manchester United di Liga Utama Inggris pada saat itu. Arsenal pun dibawanya berhasil menjadi runner-up di ajang Piala UEFA pada tahun 2000 setelah melawan Galatasaray lewat adu penalti 4-1 setelah kedudukan imbang. Pada musim 2003-04 hingga awal musim 2004-05, Arsenal berhasil mencetak rekor 49 pertandingan tak terkalahkan dan mematahkan rekor milik Nottingham Forest F.C. (42 kali) yang merupakan rekor tak terkalahkan terpanjang di dalam sejarah sepak bola Inggris. Pada musim 2005-06, Arsenal kembali meraih prestasi di kancah Eropa dengan menjadi finalis Liga Champions setelah dikalahkan FC Barcelona 2-1 di Stade de France, Paris.
Arsenal di masa kepelatihan Wenger mempunyai kebijakan yang bagus dalam pembinaan pemain-pemain muda yang tadinya tidak berkualitas maupun pemain berkualitas tapi kurang dikenal menjadi pemain yang mampu menunjukan telenta-talenta yang sangat luar biasa sekaligus diincar klub papan atas Eropa. Selain itu, Arsenal mempunyai kebijakan pemberian kontrak pada pemain yang telah berumur 30 tahun keatas, yaitu tidak lebih dari satu musim saja.
Sejak berdiri, Arsenal beberapa kali pindah stadion. Mulai dari memakai sebuah lapangan di Woolwich yang bernama Manor Ground, lalu pindah ke London Utara, sekaligus membangun Stadion Highbury dan dipakai pertama kali dipakai pada tahun 1913. Stadion ini dipakai Arsenal hingga pada musim 2005/06 (atau berusia kurang lebih 93 tahun). Pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Highbury adalah Liga Utama Inggris, yaitu Arsenal vs Wigan Athletic yang berhasil dimenangkan oleh Arsenal dengan skor 4-2 dengan tiga gol dari Thierry Henry. Stadion ini diganti, dikarenakan kapasitasnya yang terlalu kecil dibanding stadion klub-klub lain, seperti Chelsea F.C..
Sejak bulan Juli 2006 sampai sekarang, klub ini menempati markas barunya, Stadion Emirates yang berkapasitas 60.500 kursi dan terletak di Ashburton Grove dan peresmian pemakaian Stadion Emirates sekaligus pertandingan pertama yang digelar adalah dengan diadakannya sebuah pertandingan persahabatan antara Arsenal dengan para pemain legenda Belanda untuk perpisahan Dennis Bergkamp, seorang mantan penyerang Arsenal.

STAFF MANAJEMEN SEKARANG :

Position
Name
Manager
Arsène Wenger
Assistant manager
Pat Rice
First team coach
Boro Primorac
Reserve team coach
Neil Banfield
Youth team coach
Steve Bould
Goalkeeping coach
Gerry Peyton
Fitness coach
Tony Colbert
Physiotherapist
Colin Lewin
Club doctor
Gary O’Driscoll
Kit manager
Vic Akers
Chief scout
Steve Rowley
Head of youth development
Liam Brady


SPONSORSHIP :
Kit manufacturers
·         1978–1986: Umbro
·         1986–1994: Adidas
·         1994–present: Nike
Shirt sponsors
·         1981–1999: JVC
·         1999–2002: Dreamcast (1st and 3rd shirts) & Sega (2nd shirt)
·         2002–2006: O2
·         2006–Present: Fly Emirates